Latest Entry
Seniman Legendaris Sunda, Kang Ibing Meninggal Dunia
Aug 19, 2010 Berita Leave a comment
Innalillahi wa inna ilaihi roji’un….
Seniman Legendaris Sunda Raden Kusmayatna Kusumadinata alias “Kang Ibing” meninggal dunia pada hari Kamis, 19 Agustus 2010. Tokoh masyarakat Jawa Barat yang terkenal dengan perannya sebagai Si Kabayan ini meninggal setelah sempat dirawat di RS Al Islam Bandung.
Kang Ibing meninggal setelah tiba-tiba jatuh di rumahnya Cijawura, Kota Bandung, Kamis (19/8/2010). Seniman yang tenar sebagai tokoh Kabayan itu meninggalkan seorang istri dan tiga anak.
Anak sulung Kang Ibing, Dikdik Kusumadika mengatakan ayahnya jatuh sekitar pukul 20.00 setelah pulang dari Sumedang. Setelah itu langsung dibawa ke Rumah Sakit Al Islam. Namun, tidak lama kemudian, nyawa tidak mampu terselamatkan dan dinyatakan wafat pada pukul 20.45..
“Bapak memang punya penyakit jantung. Namun, saat jatuh mungkin karena kelelahan,” ujar Dikdik. Kang Ibing meninggalkan istrinya yaitu Nike Wahyuningsih, dan tiga anak masing-masing Dikdik Kusumadika, Mega kusmananda, dan Diane Fatmawati.
Menurut rencana, jenazah Kang Ibing akan dibawa ke rumah duka di Jln. Kencana Wangi No.70 Margacinta Bandung. Hingga kini, belum ada informasi tentang rencana waktu dan tempat pemakaman.
Hal ini merupakan kehilangan yang sangat besar bagi dunia seni sunda khususnya, dan Bangsa Indonesia pada umumnya. Pria yang lahir di Sumedang pada 20 Juni 1946 itu, dikenal sebagai sosok yang jenius. Tak hanya dikenal sebagai pelawak, tapi juga pembawa acara andal, bintang film dan pendakwah.
Bersama Aom Kusman, Suryana Fatah, Wawa Sofyan, dan Ujang, Kang Ibing, mendirikan kelompok lawak D’Kabayan. Masing-masing memiliki keunikannya sendiri di mana para anggotanya mewakili sosok etnis tertentu. Suryana Fatah, misalnya dikenal sebagai Koh Holiang, Wawa Sofyan sebagai Mas Sastro. Sementara Kusmayatna mengambarkan sosok legenda Sunda Kang Maman alias Ibing.
Sosoknya begitu gampang dikenali. Kang Ibing kerap tampil lengkap dengan sarung tersampir di pundak dan peci yang menjadi ciri khasnya.
Sukses di dunia lawak, ia juga beberapa kali ikut terlibat dalam berbagai film seperti Si Kabayan (1975) Ateng The Godfather (1976) Bang Kojak (1977) Si Kabayan dan Gadis Kota (1989) Boss Carmad (1990), Komar Si Glen Kemon Mudik (1990), Warisan Terlarang (1990), Di Sana Senang Di Sini Senang (1990).
Di luar kesibukannya di dunia hibiuran, ia juga dikenal sebagai pendakwah yang kerap memberikan ceramah ke sjumlah tempat termasuk pelosok-pelosok daerah.
Mari kita semua do’akan, semoga segala amal ibadah Almarhum diterima disisi Allah SWT, Amiin..
“Selamat jalan Kang, namamu akan selalu di hati kami…“
Sumber:
http://oase.kompas.com/read/2010/08/19/21402490/Kang.Ibing.Meninggal.Dunia
http://web.bisnis.com/umum/sosial/1id201954.html
http://entertainment.kompas.com/read/2010/08/19/22200419/Kang.Ibing..Sosok.Multitalenta.-5












